Blogs

Wawancara dengan tokoh sastrawan Taufik Ismail.

Tampaknya bangsa ini tidak kapok-kapok dengan sepak terjang kaum Komunis yang telah membunuh 100 juta manusia di 76 negara seluruh dunia selama 74 tahun kekuasaannya (1917-1991), atau 1,350 juta orang pertahun atau 3.702 orang perhari, sebagaimana disebutkan Taufiq Ismail dalam bukunya “Katastrofi Mendunia, Marxisma, Leninisma, Stalinisma, Maoisma dan Narkoba”.

Sementara di Indonesia kaum Komunis telah dua kali menggerakkan kudeta (1948 dan 1965) yang akhirnya gagal total.

Tidak terasa kehidupan Demokrasi di Indonesia sudah berjalan sekian Lama, Dan kita tetap Harus selalu bersyukur dengan segala keadaan yang cukup membaik di beberapa segi.

Akan tetapi, yang 'KEBABLASAN' juga masih banyak yang semuanya berlabel "demokrasi", HAM, dll.

Teringat dari sebuah acara di Smart fm, kalau tidak salah dalam sebuah acara Negeri Sketsa, dimana didalamnya bercerita kisah ketika rapat merumuskan suatu masalah. Dan terdapat kelucuan dari kisah itu (karena memang acara humor) adalah, ketika seseorang mau interupsi tiba-tiba diinterupsi karena merasa interupsi yang dilakukan tidak dibicarakan dulu sebelumnya, katanya melanggar demokrasi. Interupsi yang diinterupsi dan diinterupsi lagi. ngak selesai-selesai... Ha...ha...ha..


Oleh: Dede MQ

Sudah mafhum bahwa salah satu sisi positif dari situs jejaring sosial semisal facebook, membantu seseorang bisa terkoneksi dengan teman-teman yang jauh. Baik jauh dari sisi tempat tinggal maupun teman lama yang sudah bertahun-tahun tidak bertemu. Seperti halnya yang terjadi dengan teman saya sendiri, yang dengan beberapa langkah mencari anggota keluarga yang sudah hampir belasan tahun tidak bertemu akhirnya bisa bertemu kembali. Dimulai pencarian melalui google, kemudian ada link nya menuju ke accountnya di facebook, lalu add friend, chat, dan akhirnya bertemu setelah sekian lama. Alhamdulillah. Jadi benar juga menurut seorang kawan, mengatakan bahwa, facebook baginya berguna untuk mendekatkan yang jauh.

"Facebook bisa membantu  mendekatkan yang jauh“

Apakah akan selalu demikian, oh... belum tentu, facebook pun malah bisa juga sebaliknya, baik disadari maupun tidak. Ternyata Facebook pun bisa MENJAUHKAN yang Sudah dekat. Maksudnya?


Oleh: Dede MQ

Zalim dalam pengertian yang umum adalah, bertindak yang bersifat menganiaya, merampas hak, baik itu kepada Allah, kepada diri sendiri maupun orang lain.

Khusus untuk zalim kepada orang lain dan diri sendiri, tanpa disadari, ketika seseorang bertindak zalim itu sering dimulai dari hanya sebuah 'PRASANGKA’.

Maksudnya, apabila seseorang bertindak atau melakukan sesuatu terhadap orang lain berdasarkan sebuah prasangka, dan kemudian prasangka sebagai dasar perbuatan itu terbukti tidak sesuai dengan kenyataan sedemikian sehingga mengakibatkan orang lain itu menjadi tersakiti dan teraniaya, maka berdosalah orang itu karena telah berlaku zalim kepada orang lain. Padahal, jika seseorang tersebut tidak mengambil pilihan untuk berprasangka demikian maka tidak perlu adanya tindakan/perbuatan seperti itu dan orang lain tidak jadi tersakiti.
Maka, berhati-hatilah berprasangka, karena prasangka itu SEBAGIAN BESAR SALAH.


Abu Abdillah Muhammad Yahya

Masalah siapa yang lebih utama antara si kaya yang bersyukur dan si fakir yang bersabar adalah masalah yang banyak dibicarakan oleh manusia. Sebagian mereka menulis tentangnya. Syaikhuna Ahmad bin Yahya An-Najmi hafizhahullah berkata :

Diantara penulis yang kami ketahui yang membahas masalah ini dalam kitab tersendiri adalah Al Allamah Ibnul Qayyim rahimahullah . Dia menulis sebuah kitab yang berjudul uddatush-shaabirin wa dzakhiratusy- syaakirin. Dan Ash-Shan'ani rahimahullah juga menulis sebuah kitab yang berjudul as-saiful baatir fil mufadhalah bainal faqiirish-shaabir wal ghaniyyi asy-syakir, dia menyebutkannya di dalam Al Uddah seraya mengatakan bahwa dia meringkasnya dari karya Ibnul Qayyim dan berkata : "Ini adalah kitab yang luar biasa, tidak ada tandingannya. Kami menyusunnya di Makkah pada tahun 1135 H".

          Diantara argumen yang digunakan untuk mengunggulkan kedudukan si fakir yang bersabar daripada si kaya yang beryukur adalah firman Allah Ta'ala :

Artinya : Mereka itulah orang yang dibalas dengan martabat yang tinggi (dalam surga) karena kesabaran mereka.

Buku : 'Tiada musibah tanpa hikmah'

Judul Buku : 'Tiada Musibah Tanpa Hikmah'
Pengarang : 'AN. Ubaedy'
Ukuran : 12x18cm, 130 Halaman
Tiada Musibah Tanpa Hikmah
AN. Ubaedy
Penerbit: Grafindo
130 hlm
Rp  25,000

Deskripsi:
Memaknai dan Menjadikan Musibah Sebagai Pintu Meraih Kesuksesan dan Keberkahan.


Perbedaan orang Dewasa dengan anak-anak dalam suatu kesalahan

oleh dede meki

Suatu masalah timbul bisa disebabkan oleh banyak hal, termasuk di dalamnya karena telah terjadi SUATU KESALAHAN.

Kesalahan yang diperbuat oleh seseorang yang tingkat sosial yang lebih tinggi biasanya mengakibatkan pengaruh yang jauh lebih besar jika yang melakukan kesalahan dibuat oleh orang yang tingkat sosialnya lebih rendah.

Akan makin berbeda jika yang malakukan kesalahan adalah anak-anak.

Perbedaan antara kesalah yang dilakukan oleh orang dewasa dengan anak-anak adalah sebagai berikut:


Pembeda suatu 'masalah' menjadi besar dan kecil

Oleh Dede Meki

Setiap insan manusia akan selalu berhadapan dengan yang namanya 'masalah'. Apapun masalah yang dihadapi, besar kecilnya sangatlah relatif. Macet kendaraan di jakarta akan menjadi masalah bagi sebagian orang dan bukan menjadi masalah bagi sebagian yang lain. Jika teman atau orang dekat tiba-tiba bersikap mengecewakan bahkan membuat sikap menjadi kesal, bagi sebagian akan menjadi masalah yang bisa berlangsung lama, tetapi bagi sebagian lain, bisa jadi menjadi pendorong untuk terus belakar berbuat tawadhu kepada Allah dengan keyakinan bahwa yang yang Maha Memiliki kesempurnaan Hanyalah Allah SWT, selain-Nya PASTI memiliki kekurangan, termasuk diri kita sendiri.


Sisi yang sangat lain konflik Indonesia Malaysia

Jika kita sering bergaul dengan berita-berita saat ini di berbagai media, salah satu yang hangat belakangan ini adalah persoalan bilateral antara Indonesia dengan Malaysia. Berkaitan dengan pemberitaan di media kadang menurut saya beberapa segi kurang proporsional.


Jika menghadapi Tantangan, berkacalah kepada pohon kelapa

Kalau kita INGIN TAHU 'sari pati' atau jati diri kita yang sesungguhnya, meskipun kita sedang berada pada PUNCAK Kejayaan, berkacalah kepada Buah Kelapa.

Kelapa dari pohonnya yang menjulang tinggi itu, Harus siap untuk dipetik dan DIJATUHKAN dari atas.

Setelah DIjatuhakan, HARUS siap untuk dibabat sabut kelapa hingga keluak batok kelapanya.

Tidak sampai disitu, sang batok akan siap dipukul, dipaksa untuk lepas dari kelapanya.

Setelah Batok lepas, sang kelapa DI-IRIS kulitnya HINGGA terlihat PUTIH.

Selanjutnya, KELAPA di belah dan lalu diPARUT.


Sisi gelap sosial media

Sumber : http://fanabis.blogdetik.com/2010/08/02/sisi-gelap-sosial-media/?991102866

“baso mantep dan es kelapa di namarestoran bersama @sigantengmaut. ketemu  @sicantikabis”


para pengguna facebook dan twitter, foursquare atau layanan berbasis lokasi lain, pasti sering membuat status atau ngetwit seperti di atas. aktivitas itu dilakukan nyaris tanpa sengaja. mereka tak pernah bermaksud pamer. namun di twitter, ketika semua orang dengan ikhlas mengabarkan keberadaanya dengan siapa, jempol-jempol kita tak kuat menahan godaan spontanitas tersebut.

Sosok Wanita Penerang Desa

Menerangi sebanyak mungkin desa dengan pembangkit listrik mini tenaga air. Itulah salah satu mimpi Tri Mumpuni. Bagi perempuan yang satu ini mimpi itu bisa diwujudkan dengan kemauan dan kerja keras. Dan, dia telah menunjukkannya dengan menjadi motor pembangunan setidaknya 60 pembangkit listrik tenaga air yang ramah lingkungan di berbagai pelosok desa di Indonesia.

Atas aktivitasnya yang bersifat swadaya energi ini, perempuan kelahiran 1964 ini kemudian dijuluki sebagai wanita “penerang desa.” Namun, menurut Puni, listrik sebenarnya bukanlah tujuan utamanya, melainkan membangun potensi desa agar berdaya secara ekonomi.


Just Share : Ada apa dengan Facebook (thd Islam) ?

Sumber : Koran republika Edisi 19 Juli 2010
Laman jejaring sosial, Facebook, kembali diprotes umat Islam. Situs pertemanan yang penggunanya mencapai ratusan juta orang di seluruh dunia itu dikecam umat Muslim karena telah menghapus halaman keislaman, seperti "I love Mohammed" dan "Quran Lovers".  Kebijakan Facebook itu membuat jutaan umat Islam mengancam akan menutup akunnya.

Salah satu surat kabar terkemuka di Inggris, Daily Mail, melaporkan, lebih dari 2,5 juta Muslim pengguna Facebook memilih keluar dari situs jaringan sosial itu. Setidaknya, laman web pertemanan yang didirikan Mark Zuckerberg pada 4 Februari 2004 itu telah menghapus empat halaman Islam yang populer di Facebook.

Kamu kan Juga Pake…?! (Produk Yahudi)

sumber : dinasulaeman.wordpress.com/2010/04/30/437/

Untuk kesekian kalinya, saya didebat soal gerakan boikot produk Zionis. Kalimat dibawah ini saya ubah redaksinya, tapi esensinya sama saja. “Kamu kan juga pake produk Zionis?! Tak perlu pula sok-sokan memboikot produk Zionis! Hampir semua yang kita pakai ini produk Yahudi: computer, hp, facebook, blog…!”

Ini jawaban saya:

1.Yahudi tidak selalu sama dgn Zionis. Ada Yahudi yang Zionis, ada juga Yahudi yang anti Zionis. Yang perlu kita boikot adalah produk perusahaan-perusahaan yang sebagian labanya disalurkan untuk Israel, atau jelas-jelas berdiri di Israel. Daftarnya ada di sini:


Oleh dede meki
...Dan tiada henti-hentinya mereka selalu memerangi kalian sehingga kalian murtad dari agama kalian, jika mereka mampu..." (Al Baqarah [2]:217)

“Suatu waktu, ketika sedang chat di YM dengan seorang teman karena ada suatu kepentingan, dalam chatnya dengan dia, terdapat satu kata yang ditulis olehnya yaitu kata “astapiloh. Kemudian saya tanya, apa itu“astapiloh, dia menjawab “astapiloh itu kata yang disingkat dari kata Astagfirullah. (astagfirullah-dalam hati)
Meski saya bukanlah ahli agama, kata itu sangat mengagetkanku, apakah ini benar merupakan salah satu keberhasilan sebuah produk terselubung dari gerakan perang pemikiran (Ghozwul Fikri) kaum missionaris? Dan apakah hal-hal kecil ini pertanda produknya sudah mencapai pada tarap implementasi meski dari hal yang kecil?, yaitu dengan cara mempopulerkan ungkapan-ungkapan  baru yang lebih populer sebagai pengganti/penghilang ucapan dzikir yang diajarkan Al-Quran dan Sunnah?

Ketakwaanlah yang membawa diri kita sampai kepada sang Khaliq

Oleh: dede meki
Berbicara tentang yang namanya ‘Ikhlas’, beberapa orang mungkin ada yang masih alergi atau bahkan mengatakan ‘sulit’ untuk diterapkan. Sulit? mungkin iya, akan tetapi bukan berarti tidak bisa dilakukan atau dipelajari kan?

Tapi baiklah, penulis tidak mencoba untuk berkutat di persoalan sulit dan tidak untuk berikhlas. Tulisan singkat ini mencoba untuk mencari jalan keluar supaya ‘ikhlas’ tetap hadir dalam setiap tindakan kita. Atau mungkin mencoba mengajak untuk memiliki mind set (pola fikir) tentang ikhlas. Dimana kita fahami bahwa, Ikhlas merupakan salah jalan diterimanya atau sampainya amal baik kita kepada Allah sang Khaliq. Atau Ikhlas lah yang mampu membentengi godaan iblis dalam diri kita.

Membaca sebuah ayat alquran surah Al-Hajj ayat 37, yang berbunyi :

 
Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya. Demikianlah Allah telah menundukkannya untuk kamu supaya kamu mengagungkan Allah terhadap hidayah-Nya kepada kamu. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang berbuat baik.


Pengantar: Sejak saya ikutan beberapa situs jejaring sosial seperti facebook/FB, atau fraindster dll, ada beberapa hal yang sering muncul dari beberapa 'status' yang mungkin pembaca juga pernah merasakannya, yaitu "MENGELUH". Baik itu Mengeluh-kan Cuaca (yang diberikan atas Kehendak Tuhan) maupun keluhan karena sebab-sebab kecil yang samaaaa sekali tidak perlu dibesar-besarkan. Mungkin kisah berikut bisa menginspirasi, semoga membantu

"ANTARA SABAR DAN MENGELUH"
Pada zaman dahulu ada seorang yang bernama Abul Hassan yang pergi haji di Baitul Haram. Diwaktu tawaf tiba-tiba ia melihat seorang wanita yang bersinar dan berseri wajahnya.

Di dalam Kitab ighatsah al-lahfan, Karya Ibn Al-Qayyim, beliau menjelaskan lima belas (15) muslihat dan tipu daya setan pada manusia yang senantiasa diterpak tiada pernah henti oleh setan. Dimana sang setan memiliki anggaran yang besar dan teknik yang tinggi untuk mendapatkan sebanyak-banyaknya manusia dijadikan temannya


Yang berikut adalah kelanjutan dari muslihat-muslihat sebelumnya. Berikut adalah Muslihat ke-12, semoga bermanfaat.

12 Muslihat Keduabelas


oleh: Dede Meki Mekiyanto

Pembaca yang Budiman, di bulan November 2009 dunia perfilman Indonesia menghadirkan kembali sebuah film yang sarat akan realita kehidupan sebagian diantara masyarakat kita dan sarat akan HIKMAH. Emak Ingin Naik Haji, itulah judulnya yang diangkat dari sebuah cerpen karya Asma Nadia tahun 2007 dengan judul yang sama, Emak Ingin Naik Haji.

Saya, penulis telah menonton film Emak Ingin Naik Haji ini berniat untuk mencoba bermaksud untuk berbagi Hikmah yang  tentu Hikmah ini adalah dari sudut  dan cara pandang pribadi saya sendiri. Yang mungkin bisa berbeda dengan yang lain.
Sebelum berlanjut ke Hikmah, tanggapan saya akan film ini adalah, Bagus, meskipun ringan tapi mengandung hikmah yang sangat dalam. Hebat..!


10 Sebab Turunnya Rahmat Allah Ta'ala

Sesungguhnya Allah Ta'ala Maha Pemberi rahmat (kasih sayang). Bahkan sayangNya terhadap hamba-hambaNya lebih dari sayangnya seorang ibu kepada anaknya. Dengan kasih sayangNya, Dia menciptakan kita. Dengan rahmatNya, Dia memberikan rizki kepada kita. Dengan rahmatNya, Dia memberikan kesehatan kepada kita. Dengan rahmatNya, Dia memberikan makan dan minum, pakaian serta tempat tinggal kepada kita. Dengan rahmatNya, Dia menunjukkan kita kepada Islam dan Iman serta amal shalih. Dengan rahmatNya, Dia mengajarkan kepada kita apa yang tidak kita ketahui. Dengan rahmatNya, Dia memalingkan kejahatan musuh-musuh dari diri kita. Allah Ta'ala berfirman, artinya,  "Sesungguhnya Allah Ta'ala membela orang-orang yang telah beriman." (QS. al-Hajj: 38).

Lihat saja di status facebook saya pak....


oleh : Dede Meki Mekiyanto

Kisah-kisah yang mungkin nyata dan mungkin juga khayalan berkenaan dengan facebook
Seorang ayah bertanya kepada anaknya, “Nak…. Bagaimana hasil ulangan hari ini, ok kan..”, Anak menjawab : “lihat di status facebook ananda saja Pah..”

Seorang Atasan sebuah perusahaan Sales bertanya kepada seorang sales man “Bagaimana penjualan sampai siang ini, ada kemajuan..?” sang salesman menjawab, “Untuk masalah itu, Bapak bisa lihat update status facebook saya saja untuk melihat perkembangan”

Salah satu Kisah nyata betapa pentingnya berfikir positif

Oleh: Dede Meki Mekiyanto

Dari sekian banyak contoh untuk berfikir positif dan perasaan positif, baik yang diajarkan dari Barat mapun dari Agama, telah terbukti bisa membantu dan mendorong kebahagiaan.

Ada suatu kisah nyata, yang diberitahukan oleh seorang kawan tentang seorang temannya di kampung di salah satu kota di Jawa Timur.
Sebut saja teman dari seorang kawan saya bernama Tono (nama samaran). Si Tono sedang mengendarai motornya di jalur kiri dimana pada waktu itu ada sebuah mobil yang sedang melaju dengan kecepatan normal.

Hati Manusia dan tanah…

oleh : Dede meki mekiyanto

Tiba-tiba teringat pada suatu pengajian waktu di kampung dulu ketika masih SMA di Kuningan Jawa Barat. Terdapat 2 topik yang pada hari ini saya ingat yang ingin dibagikan kepada pembaca dengan berharap mengandung hikmah bagi penulis dan pembaca pada umumnya.
Yang pertama berjudul "Hati manusia bagaikan tanah, sedangkan pohon yang ditanam adalah kebaikan yang ingin ambil buahnya kelak.
Yang kedua berjudul "Analogi Pembersihan jiwa bagi seorang hamba beriman yang memiliki dosa sebelum masuk Surga"
Meskipun singkat, Pada kesempatan ini, saya coba tuliskan lagi untuk judul pertama terlebih dahulu. (yang kedua di judul post terpisah)

Seri II : Memantaskan diri mendapatkan apa yang kita inginkan

Oleh Dede meki mekiyanto
 
Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih." (Q.S Ibrahim 14:7)

Dalam hal kepemilikan dan perolehan harta, tentu kita memiliki keinginan untuk mendapatkan sesuai yang kita inginkan. Tapi kadang kita lupa atau khilaf dimana kita berfikir, berperilaku dan berlaku yang TIDAK MEMANTASKAN diri untuk mendapatkan apa yang kita inginkan.  Kita jujur, berarti kita pantas mendapatkan buah dari kejujuran, kita beryukur berarti kita memantaskan diri untuk mendapatkan yang lebih. Kisah ilusratif berikut semoga membuka fikiran kita untuk itu.


Fokuskan pada tujuan anda, abaikan penghalang/masalah

Oleh Dede meki mekiyanto

Ada yang bertanya, kenapa masalah yang dihadapi selalu membayangi sehingga semangat menurun?. Kenapa jika saya melihat seseorang tertentu selalu kesal dan marah, padalah masalahnya telah lama berlalu?. Kenapa sulit tidur ketika ocehan teman selalu terhiang?. Kenapa sering kesal jika ada yang gaduh di masjid ketika sholat? Kenapa suka refleks marahin kendaraan lain yang mepet kendaran kita padahal tidak kena? Jika di pusat perbelanjaan sedang ramai sekali, sehingga terasa ruwet melihatnya, mendingan keluar daripada pusing?… dll..
Sekelumit pertanyaan

Peduli dengan kepentingan orang lain

Oleh: Prasety M. Brata (Mind provocateur)

Prof. Jalaludin Rachmat yang akrab disapa Kang Jalal, beberapa tahun lalu pernah bercerita. Ada Suatu penelitian terhadap ciri-ciri suatu bangsa. Ada yang gentlement (Inggris), menghargai waktu (Jerman), disiplin (Jepang, kalau tidak salah) dan seterusnya. tiba gilirian Indonesia, ciri yang menonjol adalah inconsiderate, artinya tidak peduli terhadap kepentingan orang lain. Lho kok jauh terbalik dengan doktrin para guru, orang tua, teman, dan panatar P4 sewaktu saya masih sekolah?
Katanya bangsa Indonesia adalah bangsa yang ramah, santun dan gotong royong, dan suka menolong?
Saya lantas mencari pembenaran atas hasil penelitian itu. Ooooo… pantes. Perilaku orang-orang Indonesia di sekeliling saya saat ini memang mendukung hasil penelitian itu. Agar tidak menjadi bagian dari cap inconsiderate, saya memutuskan untuk memberi ‘perintah’ kepada diri saya sendiri seperti ini:

Belenggu itu bernama persepsi

Oleh
Dede meki mekiyanto


Diantara pembaca mungkin ada yang pernah melihat salah satu episode dalam film komedi Mr. Bean ketika Mr. Bean akan mengganti pakaian di pinggir pantai. Pada saat dia akan mengganti pakaian, terdapat seorang lelaki berkacamata hitam sedang duduk di kursi. Mr bean merasa risi karena sesekali si pria berkacamata hitam itu sering mengadapkan wajahnya ke arah Mr. Bean dan Bean menganggap pria tadi melihat dan memperhatikan apa yang dilakukannya. Karena dia merasa perlu untuk ganti pakaian dalam, dengan terpaksa dan meski susah payah Mr. Bean mengganti pakaian dengan triknya dia agar tidak memalukannya dihadapan orang itu. Dan akhirnya setelah bersusah payah Mr. Bean berhasil mengganti pakaian. Akan tetapi seketika itu pula pria berkacamata hitam berdiri dan berjalan menggunakan tongkat. Eh…. Rupanya si pria berkacamata itu Buta alias tidak bisa melihat. He…he….

Lirik asmaul husna hijjaz

Lantunan asmaul husna yang dibawakan oleh grup musik hijjaz membantu untuk memudahkan menghafal asmaul husna nya dan lantunannya sangat enak didengar.
Telah mencoba mencari lirik asmaul husna hijjazz tidak dapat-dapat, akhirnya saya menemukan lirik tersebut dari web site hijjaz sendiri tapi dalam tulisan arab,(lihat) Setelah mencari lagi ternyata liriknya sama dengan salah satu dari 51 kumpulan wirid kanjeng sepuh, tepatnya wirid ke-48 (AL-ASMAUL HUSNA Nas-aluka). Dalam wirid kanjeng sepuh tersebut ada beberapa juga yang sering kita dengar, diantaranya wirid ke-23 Astagfirullah (Astaghfirullah wabbal baraayaa, astaghfirullah minal khathayaa ; Rabbii zidnii ‘ilman naafi’an, wawaffiqnii ‘amalan maqbuulaa)  dll. Untuk lengkapnya bisa di klik di sini   atau di sini

Berikut adalah lirik asmaul husna hijjaz yang dimasud.
Semoga lirik ini berguna untuk kita semua amiin..


Seri I : ‘WAKTU yang TEPAT’
Oleh dede meki mekiyanto

“Dan pada sisi Alloh-lah kunci-kunci semua yang ghaib; tidak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir biji-pun dalam kegelapan bumi, dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfudz).” QS. Al-An’am ; 59

Waktu


Waktu merupakan salah satu komponen dalam perjalanan hidup kita di muka bumi ini. Seperti salah satu pepatah mengatakan ‘you have watch but you don’t have time’.

Oleh : Dede Meki Mekiyanto

Semenjak menjadi mahasiswa di Bandung kurang lebih di tingkat III (1998), saya menjadi perokok aktif sampai dengan Kurang lebih di kuarter kedua tahun 2008 (tidak nyadar udah 10tahun merokok.... hiks...).

Semasa itu, mungkin saya dan beberapa perokok aktif juga memiliki alasan kenapa tidak mau berhenti merokok, bisa karena alasan pergaulan, atau untuk mudah bergaul dengan customer, atau karena kegiatan proyek yang menyedot tenaga dan fikiran, dll, sehingga berbagai inputan tentang bahaya merokok atau lainnya yang mengarah ketidakbaikan merokok sangat ‘tidak mempan’ dan bahkan saya selalu memiliki alasan untuk menjawab dan mencari alasan pembenaran atas informasi itu. Mungkin sama seperti dengan para perokok yang masih aktif sekarang.